Select Your Style

Choose your layout

Color scheme

KELAS SENI & BUDAYA

Indonesian Traditional Class

Mengikuti kelas vokal di taman bermain bukanlah hal yang mustahil. Sebab di Pinisi Edutainment Park, selain anak-anak berkesempatan berpetualang dengan berbagai tantangan wahana, mereka juga bisa mengikuti kelas vokal.

Tidak perlu waktu lama, cukup 30 menit, kursus singkat di kelas vokal dikemas secara menyenangkan. Didampingi Children Attendant yang terlatih dan bersahabat, anak-anak diajak untuk berlatih vokal secara berkelompok. Mulai dari berlatih teknik dasar pernapasan, belajar membentuk suara, mengucapkan dengan artikulasi yang jelas, hingga berekspresi saat menyanyikan lagu. Setelah berlatih vokal, anak-anak diberi kesempatan tampil di teater untuk mementaskan hasil olah vokal mereka.

Mengikuti kelas vokal tentu saja dapat mengasah keterampilan maupun bakat menyanyi seseorang. Bahkan untuk anak-anak, bakat dan minat menyanyi mereka akan terdeteksi sejak dini. Kepercayaan diri pun dapat tercipta saat mereka harus mementaskan hasil olah vokal mereka di hadapan para pengunjung Pinisi Edutainment Park.

wayang-kulit

Mempelajari seni musik daerah, sebenarnya sama menariknya dengan mengikuti berbagai wahana yang ada di Pinisi Edutainment Park. Anak-anak bisa membuktikannya dengan mengikuti galeri angklung yang ada di Harbour City, lantai sembilan. Dikemas secara menyenangkan dan menghibur, dipastikan anak-anak akan penasaran untuk mengikuti kelas angklung hingga tuntas.

Selama setengah jam di galeri angklung, anak-anak akan diajarkan bagaimana menggunakan dan memainkan alat musik khas Jawa Barat tersebut secara berkelompok, hingga bisa menghasilkan harmonisasi musik yang merdu. Di akhir kelas, mereka diberi kesempatan untuk menampilkan harmonisasi musik tersebut di teater.

Melalui galeri angklung, seseorang dapat mengenal lebih jauh tentang nilai seni yang dimiliki alat musik khas daerah Jawa Barat. Mereka pun terlatih melakukan harmonisasi bermusik secara berkelompok. Termasuk, melatih kepercayaan diri mereka ketika harus tampil memainkan angklung di atas panggung.

Alat musik lainnya yang juga diperkenalkan di Pinisi Edutainment Park adalah gamelan. Lewat galeri gamelan, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai unsur musik yang ada di gamelan. Sebut saja alat musik kendang, saron, bonang, bonang penerus, gong (kemudian ada juga slentem, jender, gambang, kempul, kenong, suling, rebab, keprak, hingga kepyak).

Dengan menggunakan video modul dan dibantu oleh Children Attendant, anak-anak akan berlatih untuk menghasilkan harmonisasi musik yang indah untuk diperdengarkan. Keindahan musik gamelan yang sudah dipelajari di dalam galeri, akan mereka mainkan kembali di atas teater.

Selain terlatih untuk dapat bekerja sama maupun berharmonisasi dalam kelompok, melalui kelas gamelan, anak-anak dapat mengenal dan memahami lebih jauh tentang kekayaan alat musik daerah di Indonesia.

gamelan-kecil

Jangan pernah melewatkan galeri drama yang tersedia di Pinisi Edutainment Park. Sama seperti kelas seni lainnya yang ada di Pinisi Edutainment Park, galeri drama sangat menarik untuk diikuti. Di sini, anak-anak diperkenalkan tentang perbedaan antara bermain peran di dalam film dengan bermain drama di atas teater. Mereka pun diperkenalkan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam sebuah pementasan drama atau teater, seperti dialog, ekspresi wajah, hingga gerak tubuh (gesture).

Dalam waktu 30 menit, kelompok drama yang telah mengikuti kelas ini juga dilatih untuk memainkan peran. Setelah berhasil memainkan peran dalam sebuah drama di dalam kelas, kelompok drama tersebut harus mengulang pertunjukkan drama mereka di atas teater.

Kreativitas dan jiwa seni yang dimiliki anak-anak akan terstimulasi dan terpupuk sejak dini, dengan mengikuti kelas drama. Bahkan, aksi mereka di atas teater sanggup menanamkan kepercayaan diri serta keberanian anak-anak untuk tampil di hadapan orang banyak.

drama

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki banyak tarian daerah. Di Pinisi Edutainment Park, khususnya di galeri tari, anak-anak dapat melatih kemampuan menari mereka. Di galeri ini, anak-anakakan diperkenalkan berbagai tarian daerah yang ada di Indonesia.

Dalam kurun waktu 30 menit, anak-anak akan diajarkan menari salah satu tarian daerah. Pilihannya sangat beragam, diantaranya Tari Piring dari Sumatera lalu kemudian Tari Pendet dari Bali, Tari Jaipong dari Jawa Barat, hingga Tari Topeng dari Betawi.

Usai belajar menari secara berkelompok, mereka diajak ke atas teater untuk mementaskan tarian yang telah mereka pelajari dari latihan di dalam kelas dengan arahan dari Children Attendant, yang telah mendapatkan training untuk menari.

Khusus untuk anak-anak, mengikuti galeri tari mampu menemukan hubungan antara tubuh dan eksistensinya (keaktifannya), lalu juga mendeteksi bakat seni mereka sejak dini. Sekaligus membangun kepercayaan diri mereka untuk menghargai jerih payahnya berlatih.

tari-kecil

Batik adalah salah satu mahakarya sekaligus kekhasan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Salah satu upaya untuk memelihara mahakarya tersebut adalah dengan mempopulerkan galeri batik. Untuk itu, Pinisi Edutainment Park telah menghadirkan galeri batik di area Harbour City, lantai sembilan.

30 menit mengikuti galeri batik, anak-anak diajak untuk menikmati serunya membuat batik tulis. Mereka terlebih dulu diawali dengan pengenalan batik beserta pernak-perniknya. Kemudian, mereka diajarkan bagaimana menggunakan canting sebagai alat untuk menggambar corak batik di atas permukaan kain yang telah diberi pola. Rangkaian proses membatik di sini hanya sampai fase pemalaman saja. Sedangkan pewarnaan hingga pencelupan, akan diajarkan di kelas berikutnya yang akan dibuka di Pinisi.

Setiap rangkaian proses membatik, dipastikan akan memberikan kepuasan serta pengalaman tersendiri bagi anak-anak. Terutama, saat melihat hasil karya batik buatan mereka. Membatik pun mampu mengasah kreativitas serta menstimulasi anak-anak untuk melatih ketelitian dalam menciptakan nilai seni yang tinggi.

batik_kecil

Mendalang tak kalah serunya dengan bermain boneka tangan, hanya bedanya di kegiatan ini boneka yang dimainkan anak-anak adalah wayang kulit. Profesi sebagai seorang pedalang terhitung masih langka. Untuk itu, Pinisi Edutainment Park menghadirkan kelas dalang guna memelihara dengan mengajak anak-anak untuk mengikuti dan menikmati serunya permainan yang ada di galeri dalang selama 30 menit.

Anak-anak yang mengikuti kelas dalang diberi kesempatan untuk mengetahui sejarah wayang, cara memegangnya dan memainkannya, hingga mengenalkan berbagai jenis wayang yang ada di Indonesia, melalui pemutaran video.

Tak hanya itu, mereka pun diajak untuk mempraktikkan bagaimana “nikmatnya” mendalang. Wayang yang akan mereka lakoni adalah wayang kulit dengan kisah Punakawan atau Mahabarata.

Melalui kelas dalang, anak-anak diajak untuk mengenali seni dan budaya tradisional Indonesia. Dikemas lewat kelas interaktif dan fun, anak-anak akan sangat antusias untuk mengetahui lebih jauh tentang pedalangan. Tentu saja, mereka akan makin mencintai kesenian khas yang dimiliki bangsa Indonesia, sebab disini anak-anak dilatih keberanian dan storytelling.

dalang_kecil

To Top