Home Kolom

Kolom

Haerul, Bakkalolona Sawitto Mengangkasa

Oleh Fiam Mustamin Siapa pun dia, di masa kanak-kanak itu adalah masa bermain, masa yang  penuh dengan daya khayal dan impian. Di masa yang sangat menyenangkan untuk mengakhayalkan apa yang begitu menarik perhatian dan  berkesan...

Membangun Pilar Budaya dalam Semangat Otonomi Daerah

Oleh Fiam Mustamin Bagi setiap orang dalam kehidupannya  tidak pernah lepas dan senantiasa terikat secara emosional dengan lingkungan budaya di mana ia dilahirkan dan dilingkungan yang membesarkannya.  Pengaruh budaya melekat pada diri pribadi seseorang. Ia...

Membayangkan Jadi Taruna AKABRI dan Jenderal Sungguhan

Oleh  Fiam Mustamin Siapapun dia, pemuda siswa di sekolah lanjutan Pertama dan Atas akan terkagum-kagum ketika  menyaksikan Taruna-taruna Akademi  Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) yang berseliweran di jalan-jalan dengan seragam uniformnya pada masa liburan.

Perjalanan Berlawanan Arah Menyayat Hati

Catatan Ruslan Ismail Mage Catatan batin ini dibagi menjadi tiga episode perenungan jiwa. Episode pertama, dimulai ketika Minggu (12/1) menemani bocah makan siang di Trans Studio Cibubur. Nampak beberapa ibu muda membawa serta anak balitanya jalan-jalan menggunakan kereta...

Loper Koran The Jakarta Times Memperluas Wawasan

Oleh Fiam Mustamin Bermukim dan bersekolah di kota  Makassar seperti halnya sebuah perjalanan  kehidupan yang mengalir begitu saja apa adanya. Tak ada target dan cita-cita yang muluk-muluk dengan menyadari  keadaan diri; siapakah diriku yang bukan...

SDM Unggulan Menuju Masyarakat Madani dalam Perspektif Al-Quran

Kolom Imam Shamsi Ali  Manusia itu makhluk ajaib. Makhluk yang sulit ditebak dan dipastikan. Makhluk yang kerap membingunkan. Sehingga seorang penulis terkenal menuliskan manusia sebagai “the unknown” (makhluk tak dikenal).  Di satu sisi manusia adalah...

Pajak Sewa Tigaroda Dibarter dengan Buah-buahan

Oleh Fiam Mustamin Keinginan keras untuk belajar dan menuntut ilmu yang mengantarkan penulis ke kota Makassar usai lepas Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri satu Watansoppeng. Berbekal nasehat dari pesan orangtua yang bermodalkan kejujuran, kerajinan serta...

Pengalaman Menumpang Truk Terbuka ke Juppandang

Oleh : Fiam Mustamin Tahun 1965 akhir dalam situasi keamanan yang belum sepenuhnya pulih di daerah Suluwesi Selatan. Perjalanan dari daerah Soppeng ke kota Juppandang (orang Bugis menyebutnya  kota Makassar itu) --- sesuatu...

Menyongsong Banjir dan Lumpur Penuh Keprihatinan

Oleh : Fiam Mustamin Dua hal yang dihadapi rutinitas yang bermukim dekat dengan area yang dilalui Kali Ciliwung. Banjir itu sendiri adalah sesuatu gejala alam yang sulit diprediksi bisa terjadi di mana-mana ketika hujan besar dengan...

Temukan Alamat Kesuksesannya dalam Koin Rp 500

Catatan Inspiratif  Ruslan Ismail Mage Ketika tangan kananku memegang uang kertas Rp 100.000 dan tangan kiriku memegang uang koin Rp 500 dihadapan ratusan siswa peserta kelas inspirasiku, mereka semua diam menunggu instruksi selanjutnya. Sahabat pembelajar sudah bisa memastikan mereka...

MOST COMMENTED

Filosofi dan Penerapan Tiga Cappa. Ini Penjelasan Prof. Dr.Andi Faisal Bakti

Orang Bugis Makassar merantau, artinya mau terbuka, mau dinilai selagi berbicara dengan orang lain, sebab budaya kita tidak menutup diri. Yang...

HOT NEWS