FORSIMEMA-RI Harap Dewan Pers Perkuat Sinergi dan Kolaborasi dengan Seluruh Media di HPN ke-80

0
70
- Advertisement -

PINISI.co.id- Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, berharap Dewan Pers (DP) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh insan media di Tanah Air dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) ke-80.

Menurut Syamsul, usia 80 tahun bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan tonggak penting kedewasaan pers Indonesia. Karena itu, sinergi antara regulator dan pelaku media menjadi sangat krusial demi menjaga independensi, profesionalisme, dan kualitas jurnalisme di tengah derasnya arus disinformasi serta perubahan algoritma digital.

“Sinergi yang kuat antara Dewan Pers dan seluruh lini media merupakan kunci untuk menjaga ekosistem pers yang sehat, independen, dan bertanggung jawab,” ujar Syamsul.

Ia menegaskan, kolaborasi ini penting dalam memberikan perlindungan hukum bagi insan pers saat menjalankan tugas jurnalistik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Selain itu, sinergi juga dibutuhkan dalam standarisasi kompetensi wartawan melalui sertifikasi dan verifikasi media yang merata, tidak hanya di pusat, tetapi juga di daerah.

“Dengan standarisasi yang merata, kualitas media daerah akan semakin meningkat, sekaligus berdampak positif pada keberlanjutan bisnis perusahaan pers,” jelasnya.

Syamsul juga menyoroti pentingnya adaptasi teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), yang perlu difasilitasi Dewan Pers tanpa mengorbankan etika dan nilai-nilai jurnalistik. Di sisi lain, kolaborasi yang sehat diyakini mampu menciptakan ekosistem bisnis media yang lebih adil, terutama dalam menghadapi dominasi platform digital global.

Menurutnya, semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Tanpa kesatuan visi antara pengawas dan pelaksana, arus informasi berpotensi kehilangan arah dan kredibilitas.

“Selamat menyongsong HPN ke-80. Semoga pers Indonesia tetap menjadi penjaga gerbang kebenaran yang solid, berintegritas, dan edukatif bagi masyarakat,” pungkas Syamsul Bahri. (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here