Di Bali, Ketua Harian KKSS Soroti Peran Diaspora dan Apresiasi Capaian Swasembada Pangan

0
97
- Advertisement -

PINISI.co.id- Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Bali periode 2025–2030 resmi dilantik dalam kegiatan yang digelar di The Trans Resort Bali, Ahad (15/2/2026). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kontribusi diaspora Sulawesi Selatan di Pulau Dewata.

Ketua Harian Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Prof. H. A. M. Syakir, mengambil sumpah dan melantik H. Zainal Tayeb sebagai Ketua BPW KKSS Bali dan Sekretaris Prof Dr Irdhawati.

Syakir menyampakian selamat dan sukses. Dalam sambutannya, Syakir menegaskan bahwa pelantikan merupakan awal dari amanah besar kepengurusan baru.

“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum kebersamaan, peneguhan tanggung jawab, dan dimulainya amanah baru bagi KKSS di Bali,” ujar Prof. Syakir.

Dalam pidatonya, Prof. Syakir turut menyoroti capaian Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, khususnya dalam sektor pertanian nasional. Ia menyampaikan apresiasi atas percepatan program swasembada pangan yang dinilai sebagai langkah strategis bagi ketahanan nasional.

“Kita patut mengapresiasi capaian luar biasa Ketua Umum KKSS Andi Amran Sulaiman dalam mewujudkan swasembada pangan. Program yang ditargetkan empat tahun dapat dicapai dalam satu tahun. Ini bukan hanya prestasi sektor pertanian, tetapi juga kebanggaan bagi diaspora Sulawesi Selatan,” katanya.

Menurut Prof. Syakir, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan, inovasi kebijakan, dan keberpihakan pada sektor pangan mampu memberikan dampak nyata bagi bangsa.

Selain itu, ia menekankan bahwa nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan seperti sipakatau, sipakalebbi, sipakainge’ harus terus menjadi landasan etika sosial warga KKSS di Bali.

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Ketua Umum BPP KKSS Muslimin Mawi serta Ketua Departemen Pemuda KKSS Andi In’amul Hasan, yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran generasi muda dalam organisasi.

Prof. Syakir menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh pengurus agar menjalankan amanah dengan semangat pengabdian dan kebersamaan.

“Amanah ini bukan tentang jabatan, melainkan pengabdian. Mari bekerja dengan hati dan menghadirkan manfaat nyata bagi warga serta masyarakat luas,” tuturnya. (Nul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here