Berlangsung Hikmat, Pompes DMU Helat Buka Puasa Bersama dan Bagikan 600 Paket Sembako

0
39
- Advertisement -

PINISI.co.id- Pondok Pesantren Modern Darul Mukhlisin Unggul (Pompes DMU) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pembagian 600 paket sembako kepada masyarakat sekitar pondok, pada Ahad, 1 Maret 2026.

Sebagai tradisi tahunan, buka bersama di pondok ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial pesantren terhadap lingkungan sekitar, sekaligus momentum mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan.

Dari total 600 paket sembako yang dibagikan, sebanyak 150 paket merupakan bantuan dari Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). Bantuan tersebut disalurkan kepada warga kurang mampu, santri, serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, pendiri pesantren DMU, Muchlis Patahna menyampaikan pesan reflektif dan inspiratif tentang peran serta komitmen alumni DMU terhadap almamater. Ia mengelompokkan alumni DMU ke dalam tiga kategori. Pertama, alumni yang jiwa dan raganya sepenuhnya menyatu dengan DMU. Kedua, alumni yang secara fisik tidak lagi berada di DMU, namun jiwanya tetap terikat kuat dengan nilai-nilai dan perjuangan pesantren. Ketiga, alumni yang baik jiwa maupun raganya tidak lagi berada dalam lingkaran DMU.

Pendiri Pesantren DMU Muchlis Patahna tengah memberikan paket sembako kepada salah seorang santri.

“Harapan kami, seluruh alumni DMU yang telah ‘minum mata air DMU’, setidaknya berada pada kategori pertama atau kedua, yakni mereka yang tetap menjaga ikatan batin, kontribusi, dan loyalitas terhadap pesantren,” ujar Muchlis Patahna yang juga Ketua Dewan Penasehat KKSS ini.

Kegiatan buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahim antara santri, alumni, dan masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat berbagi di bulan Ramadan.

Segenap pengurus pompes DMU berharap dapat terus menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial kepada para santri dan alumni, sehingga keberadaan pesantren benar-benar membawa manfaat luas bagi umat dan masyarakat. (Lif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here