PINISI.co.id- Musyawarah Cabang (Muscab) Badan Pengurus Cabang (BPC) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kecamatan Koja, Jakarta Utara, berlangsung sederhana namun khidmat.
Kegiatan tersebut digelar di kediaman Ir. H. Andi Muhammad Yusuf, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu, 9 Januari 2026.
Muscab ini sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025, bertepatan dengan berakhirnya masa kepengurusan periode 2020–2025. Namun, karena kesibukan AM Yusuf selaku Ketua BPC KKSS Koja periode tersebut, pelaksanaan Muscab mengalami penyesuaian waktu.
“Alhamdulillah, meskipun terlaksana di awal tahun, Muscab dapat berjalan dengan lancar,” ujar AM Yusuf.
Muscab dihadiri oleh Ketua BPD KKSS Jakarta Utara H. Ben Novri Baso dan Sekretaris BPD Muhaimin Tallo, serta segenap pengurus BPC KKSS Koja.
Turut hadir pula tokoh masyarakat Bugis-Makassar setempat. Dengan kehadiran tersebut, persyaratan kuorum Muscab dinyatakan terpenuhi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) KKSS yang berlaku.
Acara dibuka pada pukul 09.45 WIB oleh Drs. Sulaiman selaku Sekretaris BPC KKSS Koja yang juga bertindak sebagai pembawa acara. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa oleh H. M. Anwar, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua BPD KKSS Jakarta Utara, H. Ben Novri Baso.
Dalam sambutannya, Ben Novri Baso menyampaikan apresiasi atas kinerja dan eksistensi BPC KKSS Koja. Menurutnya, dari enam BPC KKSS yang ada di wilayah Jakarta Utara, BPC Koja dinilai paling konsisten menjalankan fungsi organisasi kesukuan, sosial, dan budaya.
“Kami bangga, karena KKSS telah terbentuk di seluruh wilayah NKRI, bahkan hingga Eropa, Amerika, dan Australia. Namun, hanya BPD Jakarta Utara yang memiliki enam BPC,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rencana pengukuhan kepengurusan BPD dan BPC KKSS Jakarta Utara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Kegiatan tersebut, kata dia, direncanakan mendapat dukungan dari Hj. Nurwayah, Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Partai Demokrat.
Sementara itu, dalam laporan pertanggungjawabannya, AM Yusuf menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinannya, BPC KKSS Koja telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia juga mengungkapkan harapannya agar ke depan KKSS Koja dapat terus berperan dalam kegiatan-kegiatan yang membawa kemaslahatan bagi warga KKSS, khususnya di Kecamatan Koja dan Jakarta Utara pada umumnya.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan sumber pendanaan menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi. Meski demikian, ia berkomitmen tetap mendukung dan membantu kegiatan KKSS sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. “Insyaallah akan saya upayakan, meskipun nanti saya tidak lagi menjabat sebagai ketua,” ujarnya.
Pada sesi pemilihan ketua, tidak satu pun peserta Muscab yang menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan. Seluruh peserta secara aklamasi meminta AM Yusuf untuk kembali memimpin BPC KKSS Kecamatan Koja. Setelah melalui pertimbangan, AM Yusuf akhirnya bersedia menerima amanah tersebut dan ditetapkan sebagai Ketua BPC KKSS Kecamatan Koja untuk periode 2026–2031.
Rangkaian Muscab ditutup dengan makan siang bersama, diiringi kumandang azan Salat Dzuhur dari Masjid Miftahul Huda yang bersebelahan dengan lokasi kegiatan. Para peserta kemudian melaksanakan Salat Dzuhur berjamaah sebelum acara resmi dinyatakan selesai.
(Dh H)














