Bagaimana Cara Masuk Surga Lewat Delapan Pintunya

0
34
- Advertisement -

PINISI.co.id- Kultum Semarak Ramadhan sesi kedua yang digelar oleh Diaspora Takalar pada Ahad, 1 Maret 2026, berlangsung secara virtual melalui Zoom dengan suasana yang khidmat dan penuh antusias. Berbeda dengan sesi sebelumnya, pada sesi ini ditampilkan penanggap dari pemateri utama, sehingga diskusi berlangsung lebih hidup dan interaktif.

Mengangkat tema “Bagaimana Cara Memasuki Delapan Pintu Surga”, materi disampaikan secara menarik dan lugas oleh pemateri utama, disertai tanggapan yang memperkaya pemahaman peserta.

Pemateri utama, Ustadz Dr. H. Muh. Ridwan Yahya Dg Pata, Lc., M.A., membuka kultum dengan membacakan QS. Az-Zumar ayat 74, yang menjelaskan bahwa surga telah disiapkan bagi orang-orang yang beramal saleh, dan mereka dipersilakan memasukinya melalui pintu mana saja sesuai pilihannya. Beliau juga mengutip hadis riwayat Bukhari tentang masuknya manusia ke dalam surga secara berkelompok.

Dalam pemaparannya, Ustadz Ridwan menjelaskan bahwa terdapat delapan pintu surga, yaitu: As-Salām, Al-Jihād, Ar-Rayyān, Al-Mutawassith, Al-Hajj, Al-Kāzhimīn, Al-Ghaizh, Al-Imān, dan As-Sadāqah.

Ia menekankan pentingnya fokus pada salah satu pintu, misalnya pintu As-Sadāqah, dengan menjadi pribadi yang gemar bersedekah, senang berbagi, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
Manajemen Amal dengan Konsep POAC
Penanggap pada sesi ini, Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rahman Rahim, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan. Ia menambahkan bahwa untuk dapat melewati salah satu pintu surga, setiap muslim perlu menerapkan manajemen diri berbasis konsep POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).

Menurutnya, perencanaan amal yang matang, pengorganisasian diri, pelaksanaan yang konsisten, serta evaluasi berkelanjutan akan menjadikan amalan lebih efektif dan berdampak. Dengan strategi dan pemanfaatan sarana yang tepat, amalan tersebut akan menjadi jalan pembuka pintu-pintu surga, sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT.

Ketua panitia, Dr. drh. Tri Isyani Tunggadewi, M.Si., mengungkapkan bahwa kultum kali ini terasa istimewa dengan kehadiran lima guru besar dalam ruang Zoom. Mereka antara lain Prof. Dr. Dahyar Darabba (IPDN), Prof. Dr. Adlin Sila (UI), Prof. Dr. Kembong Daeng (UNM), Prof. Dr. Muh. Ridwan Tasa (Ketua Harian KKSS Kaltim), serta penanggap utama Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim.

Turut hadir Ketua Umum BPN KKTP H. Hasanuddin Tisi Dg Lewa, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, jajaran pengurus, pengurus BPP KKSS, pilar KKSS, Ketua BPW KKTP Sulteng dan Kaltim, serta warga diaspora Takalar dan KKSS dari Sabang sampai Merauke.

Sesi Ketiga Hadirkan Rektor Unhas
Antusiasme peserta sangat tinggi hingga akhir sesi tanya jawab, tanpa ada yang meninggalkan ruang Zoom. Acara dipandu oleh Dr. Ir. H. Nizar Nasrullah Dg Tunru, M.Agr., dosen IPB University, serta diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Arya Putra Bintara, qari terbaik anak-anak MTQ Sulsel 2022 dan 2024 dari Pesantren PPTQ Al Imam Al Jazariyah Takalar.

Panitia mengumumkan bahwa Kultum Semarak Ramadhan sesi ketiga akan digelar pada Ahad, 15 Maret 2026, dengan menghadirkan penanggap Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Si., Rektor Universitas Hasanuddin. Acara ini terbuka untuk umum dan kembali mengundang seluruh warga Diaspora Takalar serta KKSS, demikian disampaikan Sekjen BPN KKTP, A. Muktadir Taiyeb Dg Rurung. (amt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here