Jelang Ramadhan Kebiasaan Membaca HP Ganti dengan Memperbanyak Baca Al-Qur’an

0
33
- Advertisement -

Hikmah Abdul Hamid Husain 

Hidup di zaman sekarang hampir tidak bisa dilepaskan dari alat komunikasi dan media sosial. Keberadaan telepon selular (HP) memang sangat bermanfaat, namun jangan sampai kebiasaan membaca pesan WhatsApp dan media sosial di HP mengalahkan kebiasaan membaca Al-Qur’an.

Bayangkan, di rumah, kantor main HP. Bangun tidur langsung melihat HP. Kumpul ayah, ibu, dan anak-anak sibuk masing-masing dengan HP.

Demikian juga makan, bekerja,
mau tidur,  bertamu, di restoran, di toilet, di jalan, di bus dan kereta main HP.

HP, HP, dan HP lagi. Seolah tiada hari tanpa HP. Dan jika HP tertinggal, kepanikan luar biasa muncul, seakan hidup terasa hampa.

Rasuulullaah SAW mengingatkan, jika ingin selamat, maka bacalah dan pahamilah Al-Qur’an: اقْرَؤُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ (رواه مسلم)

“Bacalah Al-Qur’an, karena bacaan Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi para pembacanya.” (Hadits sahih riwayat Muslim)

Syafa’at berarti menjadi saksi yang meringankan, menjadi pembela dan penolong, serta mendoakan.

1. HP telah membuat kita melupakan Al-Qur’an, padahal semestinya setiap hari kita membaca Al-Qur’an, minimal 10 ayat di pagi hari setelah shalat Subuh dan 10 ayat di sore hari setelah shalat Asar.

2. Bayangkan jika kita membaca Al-Qur’an sesering kita membaca pesan WhatsApp dan status media sosial. Niscaya kita telah mengkhatamkan Al-Qur’an berkali-kali hanya dalam sepekan.

3. Sayangnya, waktu kita banyak tersita oleh HP, sehingga waktu untuk membaca Al-Qur’an menjadi sangat sedikit. Mari kita gunakan HP dengan bijak: waktunya bekerja, kita bekerja; waktunya beribadah, kita beribadah; waktunya istirahat, kita beristirahat.

Jangan berlebihan dan melampaui batas. Terutama di hari-hari menjelang Ramadhan ini, mari kita kalahkan kebiasaan membaca dan menulis WhatsApp dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an beserta terjemahannya.

4. Ingatlah, HP yang ringan kita pegang saat ini, kelak di akhirat akan menjadi berat bila kita salah menggunakannya. Sebaliknya, bacaan Al-Qur’an akan menyelamatkan kita, mulai dari alam kubur hingga akhirat kelak.

5. Rasuulullaah SAW bersabda, mewanti-wanti agar kita memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar tidak menyesal:
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ:
شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ
وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ
وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ
وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ
وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
Artinya:
“Manfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara: masa mudamu sebelum datang masa tuamu, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu,
masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (Hadits sahih riwayat Al-Bukhari, Muslim, dan Al-Hakim)

Mari kita tutup dengan doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah SAW:
اللهم أعنّا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك
(Allaahumma a‘innaa ‘alaa dzikrika, wa syukrika, wa husni ‘ibaadatika)
“Ya Allah, tolonglah kami agar senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here