Ketua Panitia PSBM Ibnu Munzir: Tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” Jadi Kekuatan Utama Ekonomi

0
68
- Advertisement -

PINISI.co.id- Kurang lebih sepekan lagi Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI kembali digelar di Makassar dengan mengusung tema besar “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh.”

Terkait penamaan tema, Ketua Panitia PSBM XXVI Ibnu Munzir, menegaskan bahwa tema ini lebih dari sekadar slogan, dan juga refleksi dari kekuatan historis dan nilai budaya masyarakat Bugis–Makassar dalam membangun ekonomi.

Menurut Ibnu, tema tersebut lahir dari kesadaran bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan harus bertumpu pada karakter saudagar yang tangguh, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Saudagar Bugis–Makassar sejak dahulu dikenal berani mengambil peluang, memiliki jaringan luas, serta menjunjung tinggi nilai kepercayaan dan etika dalam berdagang,” ujarnya dalam percakapan pesan instan dengan PINISI.co.id, Selasa (17/3).

Ia menjelaskan, dalam konteks budaya Bugis–Makassar, konsep saudagar tangguh tidak hanya merujuk pada kekuatan ekonomi semata, tetapi juga pada ketahanan mental, keberanian merantau, serta kemampuan membangun jejaring lintas wilayah bahkan lintas negara. Hal inilah yang menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Secara historis, masyarakat Bugis–Makassar memiliki tradisi panjang sebagai pelaut dan pedagang. Sejak abad ke-16, wilayah Makassar telah menjadi salah satu pusat perdagangan strategis di Asia Tenggara, didukung oleh peran kerajaan-kerajaan besar seperti Gowa dan Tallo yang menjadikan sektor perdagangan sebagai tulang punggung ekonomi.

Para pelaut Bugis–Makassar juga dikenal menjelajah berbagai wilayah menggunakan kapal tradisional Pinisi, memperluas jalur perdagangan hingga ke Maluku, Kalimantan, Jawa, bahkan Australia bagian utara. Tradisi maritim ini melahirkan generasi saudagar yang tidak hanya berdagang, tetapi juga membangun jaringan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Melalui PSBM XXVI, Ibnu berharap nilai-nilai tersebut dapat terus dihidupkan dan dikontekstualisasikan dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Forum ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi bagi para saudagar Bugis–Makassar untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jejaring, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan semangat Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh, kita ingin memastikan bahwa warisan budaya dan etos dagang ini tetap relevan dan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dinamika ekonomi global,” kunci Ibnu Munzir. (Lif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here