PINISI.co.id- Pengurus Daerah (PD) Himpaudi Kabupaten Jeneponto sukses menggelar Workshop Penulisan Praktik Baik PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) dengan tema “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat”.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kalabirang Jeneponto, Ahad 30 November 2025 dihadiri oleh 100-an peserta yang terdiri dari guru PAUD dan undangan lainnya.
Workshop secara resmi dibuka Bupati Jeneponto Paris Yasir, yang memberikan dukungan penuh terhadap gerakan literasi bagi guru PAUD.
Paris Yasir mengapresiasi langkah Himpaudi dalam meningkatkan kapasitas pendidik melalui kegiatan penulisan praktik baik.
Hadir sebagai narasumber utama, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK), seorang penulis buku nasional sekaligus tokoh literasi Indonesia.
BAK menekankan bahwa menulis sejatinya adalah kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Ia mendorong para peserta untuk tidak takut melakukan kesalahan ketika mulai menulis.
“Menulis itu mudah. Jangan takut salah. Kita akan lakukan proses mentoring sampai buku praktik baik ini terbit,” ujarnya memotivasi peserta.
Bachtiar Adnan Kusuma yang mementori berbagai workshop dan pelatihan menulis buku di berbagai daerah di Indonesia, telah mengantar ratusan guru-guru, siswa, pustakawan menulis buku ini, tampil memukau, interaktif, menunjukkan contoh tulisan dan buku di depan para peserta.
” Apakah saudara-saudara bersedia menulis satu guru PAUD satu tulisan untuk jadi buku karya bersama? Tanya Deklarator Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia ini, dijawab para peserta” Bersedia”.
Bachtiar Adnan Kusuma menyerahkan buku karya Dr.Masrur Makmur Latanro, M.Pdi. pendiri Ponpes Shohwatul Is’ad Padang Lampe” Balancing of Life” dan Buku out put Bimtek Menulis Buku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto berjudul “Menjaga Warisan Turatea” kepada Bupati Paris Yasir dan Bunda PAUD Jeneponto Hj.Salmawati Paris.
Sementara itu, Ketua PD Himpaudi Jeneponto, Salmawati Paris, menegaskan bahwa tujuan utama workshop ini adalah untuk mendokumentasikan berbagai praktik baik yang selama ini telah dilakukan di satuan PAUD. Ia berharap praktik baik tersebut dapat direplikasi oleh sekolah lain dan menjadi inspirasi bagi pendidik di seluruh Jeneponto.
“Praktik baik yang sudah dilakukan di sekolah tidak boleh berhenti hanya sebagai pengalaman. Kita akan bukukan, agar dapat dibaca, dipelajari dan diterapkan di mana pun,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi guru PAUD untuk menguatkan budaya literasi, meningkatkan keterampilan menulis, dan memperkuat jejaring antarpendidik.
Semangat peserta terlihat dari antusiasme selama mengikuti sesi materi, diskusi, hingga praktik penyusunan draft tulisan.
Dengan adanya workshop ini, PD Himpaudi Jeneponto berharap lahir penulis-penulis baru dari kalangan guru PAUD yang mampu menginspirasi melalui karya mereka.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu layanan PAUD HI di Kabupaten Jeneponto. (Man)














