Ahmad Alim Bachri: PSBM Diharapkan Jadi Motor Penguatan Ekonomi Nasional

0
70
- Advertisement -

PINISI.co.id– Ketua BPW KKSS Kalimantan Selatan Ahmad Alim Bachri, berharap perhelatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI, semakin terdepan dalam meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Alim Bachri menanggapi akan digelarnya PSBM ke-26 di Makassar setelah Lebaran Idul Fitri 1447 H.

Menurut Alim Bachri yang juga guru besar sekaligus Rektor Universitas Lambung Mangkurat itu, para saudagar Bugis Makassar memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi melalui berbagai aktivitas usaha yang mereka jalankan di berbagai daerah, bahkan hingga tingkat regional dan internasional. Karena itu, peran mereka sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Para saudagar Bugis Makassar melalui kiprah sebagai pengusaha diharapkan dapat terus berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menurunkan angka kemiskinan, serta membuka lapangan kerja bagi anak-anak bangsa yang membutuhkan,” ujarnya dalam pesan instan kepada PINISI.co.id, Jumat (13/3).

Ia menegaskan, dengan semakin luasnya aktivitas bisnis yang dijalankan, saudagar Bugis Makassar dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional, terutama dalam memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor usaha.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyalami Ahmad Alim Bachri (membelakangi lensa) dalam suatu perjamuan.

Alim Bahri juga mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global saat ini semakin kompleks. Dinamika geopolitik dunia, menurutnya, telah berdampak pada perlambatan ekonomi di berbagai negara, sehingga dunia usaha harus mampu beradaptasi dengan cepat.

Dalam situasi seperti itu, ia menilai para saudagar Bugis Makassar harus tampil sebagai pengusaha yang inovatif, baik dalam mengembangkan bisnis yang telah ada maupun dalam menentukan sektor usaha baru yang memiliki ketahanan lebih kuat terhadap gejolak ekonomi.

“Saudagar Bugis Makassar harus menjadi pengusaha yang inovatif, baik dalam pengembangan bisnis maupun dalam memilih segmen usaha yang memiliki daya tahan lebih kuat karena didukung permintaan pasar nasional dan regional yang stabil,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun jejaring atau network bisnis yang kuat di antara para saudagar Bugis Makassar. Jaringan tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan strategis jika dimanfaatkan secara maksimal.

Ia berpendapat, PSBM selama ini telah membangun jaringan yang luas, tidak hanya pada tingkat nasional tetapi juga regional dan internasional. Oleh karena itu, momentum PSBM harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dan kemitraan antar pelaku usaha Bugis Makassar.

“Sudah saatnya kita membangun jaringan bisnis berbasis kekuatan internal PSBM yang telah tumbuh pada level nasional, regional bahkan internasional. Dengan jaringan yang kuat, saudagar Bugis Makassar akan semakin tangguh menghadapi dinamika geopolitik ekonomi kawasan yang semakin tidak menentu,” jelasnya.

Ia pun menutup pandangannya dengan pesan optimistis bahwa ketidakpastian ekonomi justru dapat menjadi peluang bagi mereka yang mampu membaca situasi dengan tepat.

“Siapa yang mampu mengubah ketidakpastian menjadi sebuah kepastian, maka dialah yang akan menjadi pemenang dalam kompetisi,” pungkasnya. (Lif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here