PINISI.co.id– Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan kunjungan kerja ke Bandung pada Senin (20/4), untuk memperkuat peran dua BUMN strategis, yakni PT Pos Indonesia di sektor logistik dan PT Bio Farma (Persero) di sektor kesehatan.
Dalam kunjungannya ke PT Pos Indonesia, Dony menekankan pentingnya transformasi perusahaan sebagai induk konsolidasi BUMN logistik nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui forum kepemimpinan (Leadership Forum), ia memberikan pembekalan kepada jajaran manajemen untuk memperkuat peran perusahaan dalam membangun sistem logistik yang efisien, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Seluruh perusahaan BUMN harus memiliki pemahaman dan keyakinan yang sama terhadap pentingnya transformasi. Ini adalah arahan Presiden, sekaligus kebutuhan agar perusahaan bisa berkelanjutan, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Dony.
Transformasi Pos Indonesia dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem logistik nasional yang terintegrasi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta memperlancar distribusi barang di seluruh Indonesia. BP BUMN juga mendorong peningkatan daya saing perusahaan melalui penguatan layanan, efisiensi operasional, dan pemanfaatan teknologi digital.
Selain sektor logistik, kunjungan kerja juga difokuskan pada penguatan peran Bio Farma sebagai holding BUMN farmasi nasional. Dalam arahannya, Dony menegaskan bahwa sektor kesehatan menuntut standar integritas, profesionalisme, dan kualitas yang tinggi, mengingat perannya yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
“Bio Farma memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan ketersediaan produk dan layanan kesehatan yang aman serta berkualitas. Karena itu, budaya kerja yang berorientasi pada kualitas dan akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Sebagai holding farmasi, Bio Farma didorong untuk terus meningkatkan kapasitas produksi, inovasi, serta distribusi produk kesehatan yang berkelanjutan. Hal ini menjadi krusial dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional, termasuk dalam menghadapi tantangan global di bidang farmasi dan bioteknologi.
BP BUMN bersama Danantara juga menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi berkelanjutan di kedua sektor tersebut, melalui penguatan tata kelola, optimalisasi aset, serta akselerasi digitalisasi. Dengan langkah ini, Pos Indonesia dan Bio Farma diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam memperkuat konektivitas logistik dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruh. (Syam)













