Parade Budaya Sulawesi (KBMS) Telkom University Pukau Pengunjung Braga City Walk 

0
119
- Advertisement -

PINISI.co.id- Suasana Jalan Braga, Kota Bandung, pada Sabtu malam, 17 Mei, tampak berbeda dari biasanya. Para pengunjung yang umumnya tersebar di berbagai sudut kawasan Braga malam itu seolah terkonsentrasi di satu titik untuk menyaksikan Parade Budaya Keluarga Besar Mahasiswa Sulawesi (KBMS) Telkom University.

Menurut Ketua Umum KBMS, Muh. Fathier Al-Farezi, parade budaya tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa Sulawesi dalam memperkenalkan budaya Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan, kepada masyarakat luas.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Sulawesi dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman, sekaligus menjadi ruang ekspresi budaya bagi mahasiswa rantau di lingkungan Telkom University,” ujarnya.

Fathier, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa Parade Budaya ini diselenggarakan dengan mengusung semangat persatuan, pelestarian budaya, serta pengenalan keberagaman etnis Sulawesi kepada masyarakat umum. Braga City Walk dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu pusat keramaian dan destinasi publik di Kota Bandung, sehingga diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk menyaksikan secara langsung kekayaan budaya Sulawesi.

Pada acara tersebut, KBMS Telkom University menampilkan berbagai pertunjukan tari tradisional dari sejumlah daerah di Sulawesi. Penampilan pertama dibuka dengan Tari 4 Etnis yang merepresentasikan keberagaman budaya dan suku di Sulawesi. Tarian ini menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman melalui perpaduan gerak, musik tradisional, serta kostum adat yang mencerminkan identitas budaya masing-masing etnis.

Selanjutnya, penampilan dilanjutkan dengan Tari Toraja yang menghadirkan nuansa budaya khas Tana Toraja melalui gerakan yang sarat makna serta iringan musik tradisional yang menggambarkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Toraja. Penampilan ini berhasil menarik perhatian para pengunjung yang memadati area Braga City Walk dan menjadi salah satu sajian yang mendapat antusiasme besar dari masyarakat.

Sebagai penutup, ditampilkan Tari Gandrang Bulo, salah satu kesenian tradisional khas Sulawesi Selatan yang identik dengan suasana meriah, energik, dan penuh interaksi. Penampilan Gandrang Bulo berhasil menciptakan suasana yang hidup dan membangun semangat kebersamaan di tengah para penonton. Tidak sedikit pengunjung yang turut mengabadikan momen tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Sulawesi yang ditampilkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KKSS Kota Bandung, Ir. F. Ermaula, MT., IAP., Sekretaris Solihin Samad, Wakil Ketua Rini Hanapi, pengurus IWSS Kota Bandung, Ketua KKSS Kabupaten Bandung Dr. Fadlullah, serta sejumlah pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan lainnya.

Di akhir kegiatan, Fathier menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara, baik panitia, para penampil, alumni, maupun masyarakat yang hadir menyaksikan Parade Budaya KBMS Telkom University.

“Budaya adalah identitas yang tidak boleh hilang oleh waktu. Selama masih ada yang menjaga, budaya akan tetap hidup dan diwariskan,” pungkasnya.
(Solihin Samad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here