PINISI.co.id– Diaspora masyarakat Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai negara Eropa akan berkumpul dalam sebuah momentum kebersamaan yang sarat nilai budaya dan persaudaraan. Jika tidak ada aral melintang, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Eropa akan melaksanakan pelantikan pengurus pada 13 Juni 2026 di Den Haag. Kegiatan ini dipastikan menjadi ajang silaturahmi besar warga Sulawesi Selatan di Benua Biru sekaligus memperkuat jalinan kekeluargaan antardiaspora.
Pelantikan tersebut akan diikuti oleh pengurus dan warga KKSS yang datang dari berbagai negara di Eropa. Tidak hanya menjadi agenda organisasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara Tudang Sipulung yang diproyeksikan berlangsung semarak, hangat, dan penuh nuansa budaya Sulawesi Selatan.
Dalam tradisi masyarakat Bugis-Makassar, Tudang Sipulung bukan sekadar acara berkumpul biasa, melainkan ruang mempererat persaudaraan, berdiskusi, saling mengenal, dan menjaga nilai-nilai budaya di tanah rantau. Karena itu, suasana kekeluargaan menjadi ruh utama dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Panitia telah menyiapkan berbagai pertunjukan seni dan budaya untuk menyambut para diaspora Sulsel yang hadir. Musik tradisional dan tarian khas Sulawesi Selatan akan mewarnai jalannya acara. Para peserta juga direncanakan mengenakan pakaian adat dan busana khas Sulawesi Selatan sebagai simbol kebanggaan terhadap identitas budaya leluhur. Tidak kalah menarik, berbagai kuliner tradisional khas Sulsel akan turut dihadirkan untuk mengobati kerinduan warga perantauan terhadap cita rasa kampung halaman.
Antusiasme warga KKSS di berbagai negara Eropa sangat terasa. Hingga saat ini, pendaftaran peserta Tudang Sipulung terus bertambah. Diaspora Sulsel yang telah menyatakan kehadiran berasal dari Austria, Swiss, Italia, Jerman, Spanyol, Hungaria, Perancis, Belgia, dan Belanda. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masyarakat Sulawesi Selatan tetap hidup dan terjaga meskipun terpisah ribuan kilometer dari tanah air.
Semangat gotong royong juga tampak kuat dalam persiapan kegiatan ini. Sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas warga rantau, seluruh rangkaian acara pelantikan dan Tudang Sipulung dibiayai secara swadaya oleh pengurus serta warga KKSS yang akan hadir. Nilai kekeluargaan dan rasa memiliki terhadap organisasi menjadi kekuatan utama yang menggerakkan seluruh persiapan acara.
Koordinasi panitia hingga kini terus dilakukan secara intensif di bawah kepemimpinan Ketua KKSS Eropa, Herlina Zain, bersama Sekretaris Rara Balasong. Panitia berupaya mempersembahkan kegiatan terbaik bagi seluruh diaspora Sulawesi Selatan di Eropa dengan mengangkat tema: “Satu Naungan, Satu Persaudaraan, Satu Rasa.”
Menurut Herlina Zain, tema tersebut menggambarkan semangat persatuan warga Sulawesi Selatan di perantauan tanpa membedakan latar belakang daerah, profesi, maupun generasi. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan nantinya juga akan diisi dengan berbagai permainan, hiburan rakyat, dan karaoke bersama yang diharapkan semakin mempererat hubungan antarwarga KKSS Eropa.
Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung sejak siang hingga malam hari. Siang hari akan diisi dengan prosesi pelantikan Pengurus KKSS Eropa oleh BPP KKSS, sementara sore hingga malam harinya dilanjutkan dengan Tudang Sipulung sebagai puncak acara kebersamaan diaspora Sulawesi Selatan di Eropa.
Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi tahunan, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa masyarakat Sulawesi Selatan di mana pun berada tetap menjaga akar budaya, persaudaraan, dan semangat kebersamaan yang diwariskan leluhur.
(Asbar Atma, Ketua Departemen Hubungan Internasional BPP KKSS)














