KBRI Ottawa dan Dompet Duafa Gelar Edukasi Zakat bagi Diaspora Indonesia di Kanada

0
25
- Advertisement -

PINISI.co.id– Masyarakat Indonesia yang bermukim di wilayah Ottawa dan Montreal mengikuti sesi edukasi tentang zakat dan kewajiban pembayarannya yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa, Kanada, pada Minggu (5/7). Kegiatan ini merupakan kolaborasi KBRI Ottawa dan Dompet Duafa US-Kanada sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan diaspora Indonesia.

Hadir sebagai pembicara utama, pakar Islamic Financial Management dari Sakina Finance Indonesia, Prof. Murniati Mukhlisin, yang akrab disapa Madam Ami. Dalam paparannya, ia mengulas berbagai jenis zakat, tata cara perhitungan, hingga pentingnya kesadaran umat Islam untuk menunaikan zakat secara benar, khususnya bagi masyarakat Muslim yang tinggal di luar negeri.

Mewakili Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab yang saat itu masih dalam perjalanan kembali ke Kanada, Kepala Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Ottawa, Andi Rezal Akbar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, edukasi mengenai zakat masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Muslim Indonesia di Kanada.
Ia berharap para perwakilan organisasi masyarakat Indonesia yang hadir dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada komunitas masing-masing sehingga semakin banyak diaspora yang memahami pentingnya menunaikan zakat sesuai syariat.

Perwakilan Dompet Duafa US-Kanada, Sahroh Locke, juga menyampaikan terima kasih kepada KBRI Ottawa atas dukungannya. Ia mengajak organisasi-organisasi masyarakat Indonesia di Kanada untuk turut menyalurkan zakat melalui program-program Dompet Duafa, baik yang dijalankan di Indonesia maupun di Amerika Serikat dan Kanada.

Prof. Murniati Mukhlisin.

Dalam pemaparannya, Prof. Murniati menekankan bahwa pengelolaan harta sebaiknya telah direncanakan sejak dini, termasuk melakukan pencatatan kepemilikan aset secara jelas antara suami dan istri. Menurutnya, langkah tersebut akan memudahkan pembagian harta ketika salah satu pasangan meninggal dunia serta menghindari potensi konflik di dalam keluarga.

Ia juga mengajak para mahasiswa Indonesia di Kanada untuk mulai mempelajari cara menghitung zakat meskipun belum berkeluarga. Pengetahuan tersebut dinilai penting sebagai bekal ketika memasuki kehidupan rumah tangga dan memiliki penghasilan.

Prof. Murniati mengingatkan bahwa di Kanada tidak terdapat mekanisme pemotongan zakat sebagaimana di beberapa negara, sehingga pembayaran zakat sepenuhnya bergantung pada kesadaran pribadi setiap Muslim. Karena itu, setiap individu perlu memahami bahwa dalam harta yang dimiliki terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.
Sesi berlangsung interaktif karena Prof. Murniati menyampaikan materi secara bilingual sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta, termasuk para mahasiswa.

Usai kegiatan, Prof. Murniati bersama tim Dompet Duafa dijamu makan siang di kediaman Ketua KKSS Kanada, Ida Rafiqah, sekaligus berkunjung ke Masjid Bilal yang berada tidak jauh dari rumahnya. Kunjungan singkat tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat dakwah mengenai pentingnya zakat di kalangan diaspora Indonesia.

Menurut Ida Rafiqah, materi yang disampaikan membuka kesadaran baru mengenai kewajiban membersihkan harta melalui zakat. “Pengetahuan tentang perhitungan zakat dan kewajiban membayarnya sangat penting bagi Muslim di Kanada. Kami harus aktif mencari ilmu dan memastikan harta yang kami miliki telah bersih dari hak orang lain. Saat musim panas kami sering berkumpul, menikmati kopi, makan bersama teman-teman, tetapi apakah kita pernah berpikir jangan-jangan masih ada hak orang lain dalam harta yang kita gunakan? Kajian Madam Ami benar-benar membangunkan kesadaran kami. Mari bersihkan harta kita, bukan hanya untuk memberikan hak orang lain, tetapi juga agar apa yang kita konsumsi benar-benar bersih dan berkah. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti halaqah ini,” ujar Ida.

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Ottawa, Prof. Murniati Mukhlisin bersama tim Dompet Duafa melanjutkan perjalanan ke Toronto untuk bertemu dengan masyarakat Muslim Indonesia di kota tersebut dalam rangkaian edukasi zakat bagi diaspora Indonesia di Kanada. (Lif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here