PINISI.co.id– Suasana haru menyelimuti acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integrasi Internasional di Saiburi School, Patani, Thailand Selatan Acara berskala internasional ini menandai dimulainya pengabdian puluhan mahasiswa Indonesia di negeri gajah putih. Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Patani Thailand dan dihadiri oleh Camat Saiburi.
Kegiatan ini menghadirkan para pimpinan dan dosen dari 11 perguruan tinggi di Indonesia, serta 26 kepala sekolah atau perwakilan institusi pendidikan di wilayah Thailand Selatan. KKN Integrasi Internasional, Institut Agama Islam (IAI) Yapnas Jeneponto mendominasi peserta dengan mengirimkan 41 orang mahasiswa dan telah memenuhi 50% kuota dari total 82 mahasiswa.
Budaya dan Sinergi Akademik di persembahkan melalui penampilan dari SMA Saiburi School yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari kreasi dari mahasiswa IAI Yapnas Jeneponto. Pertunjukan budaya kedua negara ini langsung mencairkan suasana dan langsung mendapat aplouse dari para hadirin.
Momen yang takkala pentingnya dalam acara ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAI Yapnas Jeneponto dengan dua sekolah di Thailand yaitu Saiburi School dan Maikaen Kittiwit School. Prosesi penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Patani dan Rektor Universitas Islam Ibrahimy (UNARS) Situbondo selaku perwakilan dari perguruan tinggi di Indonesia.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan secara resmi mahasiswa KKN Integrasi Internasional kepada para kepala sekolah atau perwakilan sekolah tempat dimana mereka akan mengabdi dan tersebar di beberapa sekolah dari 5 provinsi di Thailand Selatan.
Rektor IAI Yapnas Jeneponto, Dr. Hartina, S.Si.,MM tak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya melihat para mahasiswa yang siap mengemban misi akademik dan kemanusiaan di kancah internasional. Hartina memberikan semangat dan pesan agar menjaga nama baik kampus dan almamater di negeri orang.
“Jagalah nama baik almamater dan bangsa. Jadikan kesempatan ini untuk belajar, beradaptasi, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat di sini. Dedikasi kalian hari ini adalah jembatan persahabatan dua negara di masa depan,” tutupnya singkat.(LKM)













