BPP KKSS Akan Pertemukan Pengusaha, Eksportir dan Wirausahawan Milenial di Makassar

0
32
- Advertisement -

JAKARTA – Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) dalam waktu dekat akan melaksanakan *Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM)* yang dijadwalkan berlangsung pada *25–26 Maret 2026* di *Hotel Claro Makassar*. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum strategis bagi para pengusaha dan tokoh diaspora Bugis-Makassar dari berbagai daerah.

Sekretaris Eksekutif BPP KKSS, *Chaerul Amir*, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, membenarkan rencana pelaksanaan pertemuan tersebut. Ia menyebut PSBM akan mempertemukan berbagai kalangan saudagar Bugis-Makassar, mulai dari pengusaha besar, eksportir, hingga wirausahawan muda berbakat asal Sulawesi Selatan.

“Ya betul, insyaAllah pelaksanaan PSBM ini akan berjalan lancar karena panitia yang terlibat adalah orang-orang yang sangat berpengalaman. Ini menarik karena akan mempertemukan saudagar Bugis Makassar yang tersebar di seluruh penjuru negeri, bahkan bisa jadi akan dihadiri warga KKSS yang berada di luar negeri juga,” ujar Chaerul.

Pejabat tinggi Kejaksaan Republik Indonesia yang dilantik sebagai *Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Sesjampidmil)* pada Oktober 2025 itu menambahkan, PSBM 2026 diharapkan berlangsung meriah dan melahirkan berbagai gagasan strategis untuk menjawab tantangan pembangunan bangsa.

Menurutnya, agenda pertemuan tidak hanya berupa silaturahmi, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan produktif seperti diskusi bisnis, tukar gagasan, serta presentasi dari pengusaha nasional dan internasional yang telah sukses mengembangkan usahanya.

“Di acara ini nantinya akan ada diskusi, tukar pendapat, dan presentasi pengusaha nasional maupun internasional yang telah sukses dalam bisnis. Kami selaku panitia berharap pertemuan ini menjadi ajang persaudaraan sekaligus membangun koneksi bisnis yang kuat,” jelasnya.

Mantan *Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur* itu juga menegaskan bahwa kepanitiaan PSBM kali ini melibatkan banyak generasi muda KKSS. Menurutnya, kolaborasi antara generasi senior dan milenial menjadi strategi penting untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan dalam organisasi.

“Kepanitiaan di acara ini merupakan kolaborasi antara generasi muda dan senior KKSS. Kami ingin melatih anak-anak muda KKSS agar semakin terampil dalam mengelola dan memenej kegiatan besar seperti ini,” tegas Chaerul.

PSBM sendiri dikenal sebagai forum ekonomi dan jaringan bisnis bagi diaspora Bugis-Makassar di berbagai daerah dan negara. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat solidaritas sekaligus mendorong kolaborasi usaha yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here