Masyarakat Tomia Apresiasi Kehadiran DAMRI, Tingkatkan Konektivitas dan Pariwisata

0
64
- Advertisement -

PINISI.co.id- Kehadiran layanan transportasi publik Perum DAMRI di Pulau Tomia mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat. Armada DAMRI kini resmi melayani rute dari dan menuju Bandara Maranggo serta sejumlah titik strategis dan destinasi wisata di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi.

Hal tersebut disampaikan oleh akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo Kendari, Dr. La Ode Suriadi, SE, M.Si, putra asli Waha Tomia, dalam wawancara melalui sambungan telepon dengan PINISI.co.id.

Menurutnya, kehadiran DAMRI merupakan langkah konkret dalam meningkatkan konektivitas dan kemudahan mobilitas masyarakat kepulauan, sekaligus mendukung pergerakan wisatawan yang berkunjung ke Tomia.

“Ini merupakan terobosan penting, terutama bagi daerah kepulauan seperti Tomia yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi publik. DAMRI memberikan solusi transportasi yang aman, terjangkau, dan terintegrasi,” ujar La Ode Suriadi.

Ia menjelaskan, layanan ini merupakan bagian dari sinergi Kementerian Perhubungan dan Perum DAMRI dalam memperluas jangkauan transportasi publik nasional, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis seperti Wakatobi.
Pulau Tomia sendiri merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Oleh karena itu, peningkatan akses transportasi dinilai sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperlancar mobilitas warga, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Layanan DAMRI menghubungkan Bandara Maranggo dengan kawasan permukiman, pelabuhan, serta akses menuju destinasi wisata unggulan. Dengan demikian, perjalanan dari dan ke bandara menjadi lebih efisien, nyaman, dan terintegrasi, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara.

Pemerintah daerah dan masyarakat menyambut positif kehadiran armada DAMRI tersebut. Selain menekan biaya transportasi, layanan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi wisata Tomia, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta memperluas distribusi manfaat ekonomi pariwisata, khususnya bagi pelaku UMKM setempat.

Ke depan, layanan DAMRI di Tomia diharapkan terus dioptimalkan, baik dari sisi frekuensi perjalanan, keterpaduan antarmoda, maupun kualitas pelayanan, sehingga transportasi publik benar-benar menjadi pengungkit pembangunan berkelanjutan di Wakatobi, khususnya di Pulau Tomia. (Syamsul Bahri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here