BEKASI — Pengurus RT 02/016 Blok D, Griya Family 4, Sarimukti, mulai menyusun langkah untuk membangun lingkungan yang lebih tertata, transparan, dan mandiri melalui sejumlah program kerja periode 2026–2028.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat kerja pengurus yang berlangsung pada Minggu (4/10/2026) malam di kediaman Ketua RT, Firman. Pertemuan ini menjadi momentum untuk menyatukan visi sekaligus membahas program prioritas yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
Ketua RT 02/016, Firman, mengatakan bahwa pengelolaan lingkungan perlu dikembangkan agar tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi, tetapi juga mampu mendorong partisipasi warga, pemberdayaan ekonomi, serta pemanfaatan teknologi.
“Keinginan kami adalah membangun RT yang tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga memiliki sistem pelayanan yang baik, pengelolaan yang transparan, dan program yang bermanfaat bagi warga. Tentu ini bukan pekerjaan pengurus semata. Dukungan dan keterlibatan seluruh warga menjadi kunci agar program-program tersebut bisa berjalan,” ujar Firman.
Renovasi Pos Ronda hingga Pembentukan Koperasi Warga
Dalam rapat tersebut, pengurus membahas sejumlah program prioritas, mulai dari renovasi pos ronda, pembangunan sekretariat RT, pembentukan koperasi warga, pelatihan keterampilan, hingga penataan saluran drainase lingkungan.
Renovasi pos ronda menjadi salah satu perhatian untuk mendukung fasilitas keamanan dan koordinasi lingkungan. Sementara itu, sekretariat RT direncanakan menjadi pusat pelayanan administrasi, koordinasi pengurus, serta pelaksanaan kegiatan warga.
Di bidang ekonomi, rencana pembentukan koperasi warga diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lingkungan. Pengurus juga membahas pelatihan keterampilan yang berpotensi membantu warga mengembangkan kemampuan, termasuk dalam bidang digital dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Adapun penataan drainase menjadi bagian dari upaya meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Firman menegaskan, program-program tersebut akan dijalankan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas, kemampuan pendanaan, serta kebutuhan warga.
“Kami ingin program yang disusun tidak berhenti di atas kertas. Pelaksanaannya harus direncanakan dengan baik, disesuaikan dengan kemampuan yang ada, dan dilaporkan secara terbuka. Dengan begitu, warga dapat mengetahui perkembangan program sekaligus ikut mengawasi dan memberikan masukan,” katanya.
Luncurkan Website Delta Family
Selain membahas program kerja, rapat tersebut juga menjadi momentum peluncuran website Delta Family sebagai media informasi dan dokumentasi kegiatan lingkungan.
Website ini disiapkan untuk membantu warga mengakses informasi mengenai agenda kegiatan, berita lingkungan, program kerja, serta berbagai perkembangan di tingkat RT. Pemanfaatan platform digital tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pengurus dan warga.
Digitalisasi di tingkat RT diharapkan dapat membuat penyampaian informasi lebih teratur dan mudah diakses. Namun, pemanfaatan teknologi tetap akan berjalan beriringan dengan komunikasi langsung dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan bermasyarakat.
Mengedepankan Transparansi dan Partisipasi Warga
Program kerja periode 2026–2028 mengusung tema “Membangun RT yang Terintegrasi, Transparan, Modern dan Mandiri.” Tema tersebut menjadi arah pengembangan tata kelola lingkungan yang menghubungkan pelayanan administrasi, informasi, keamanan, pemberdayaan ekonomi, dan kegiatan sosial warga.
Bagi pengurus, upaya menuju RT percontohan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas fisik. Penguatan sistem kerja, keterbukaan informasi, pengelolaan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan, serta partisipasi warga juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Melalui rapat kerja ini, pengurus berharap program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara bertahap dan mendapat dukungan dari seluruh warga RT 02/016 Blok D, Griya Family 4.
Semangat yang ingin dibangun adalah menjadikan lingkungan bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang bersama untuk saling membantu, berkembang, dan menciptakan manfaat bagi masyarakat. (*)














