PINISI.co.id- Panitia Ramadan KKSS kembali menggelar santunan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai bagian dari tradisi sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan suci Ramadan.
Sedikitnya 1.000 anak yatim dari berbagai wilayah Jabodetabek menerima santunan dari BPP KKSS yang disalurkan hari ini, Sabtu (14/3).
Acara santunan ini dilaksanakan mulai pukul 09.00, di Masjid Babussalam, Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Dalam acara tersebut tersebut, para anak yatim sebagian menerima secara simbolis untuk diteruskan ke pondok masing-masing. Paket santunan berupa amplop berisi uang tunai disalurkan kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
Ketua Panitia Ramadan, Jaya Lupu, mengatakan bahwa santunan sosial ini merupakan tradisi yang terus dijaga oleh warga KKSS sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu.
“Tradisi santunan ini sudah dilaksanakan setiap tahun. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan bahkan semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Lupu.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan melalui warga KKSS sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Sejumlah pengurus KKSS turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua Harian KKSS Andi Muhammad Syakir, Bendahara Nurwayah, serta Ketua KKSS Jakarta Utara Andi Nofri Baso. Para pengurus tersebut juga ikut secara langsung menyerahkan santunan kepada para penerima.
Guna mendukung kelancaran kegiatan, panitia telah mendistribusikan kuota santunan kepada berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Sebanyak 400 amplop santunan didistribusikan melalui perwakilan wilayah, antara lain Cilincing, Koja, Pademangan, Kalibaru, Tanjung Priok, Papanggo, Sungai Bambu, Plumpang, Jakarta Timur, Jakarta Barat, hingga Depok.
Lupu menambahkan bahwa bantunan Ramadan ini menjadi salah satu agenda sosial KKSS yang tidak hanya mempererat solidaritas warga perantauan Sulawesi Selatan, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat luas. (Lif)












