MN KAHMI dan HMI Mengajak Umat Menjaga Perdamaian Dunia

0
73
- Advertisement -

Catatan Murham Ramli 

Masyarakat dunia saat ini merasa prihatin terhadap perang yang terjadi di Palestina. Hingga kini, Israel belum sepenuhnya melaksanakan gencatan senjata. Serangan demi serangan terus berlangsung dan menimbulkan penderitaan besar bagi rakyat Palestina, sekaligus memunculkan keresahan masyarakat internasional yang mendambakan perdamaian dunia.
Situasi perang tersebut juga berdampak pada kondisi global, termasuk melemahnya pembangunan ekonomi dunia. Karena itu, perdamaian menjadi kebutuhan bersama demi menjaga stabilitas dan keberlangsungan kehidupan umat manusia.

Majelis Nasional KAHMI bersama seluruh kadernya menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian sebagai upaya merawat persatuan Indonesia dan membangun peradaban dunia yang lebih baik. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, umat manusia dituntut untuk menjaga keharmonisan dan menghindari kehancuran akibat peperangan.

KAHMI yang lahir dari rahim HMI berpegang pada ajaran Al-Qur’an dan Hadis dalam membimbing umat dan kadernya menghadapi berbagai persoalan kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hukum, pertahanan, hingga perekonomian. Semua itu dilakukan demi mewujudkan cita-cita perjuangan HMI, yakni “Yakin Usaha Sampai”, demi masa depan yang lebih baik dan cemerlang bagi seluruh masyarakat.

Konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang berkaitan dengan kondisi Palestina turut menjadi perhatian bangsa-bangsa di Timur Tengah. Banyak pihak merasa prihatin atas penderitaan rakyat Palestina yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Palestina sendiri memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat penting bagi umat Islam, karena di sana terdapat Masjidil Aqsa, tempat suci yang diyakini sebagai lokasi perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Dalam momentum Halal Bihalal, MN KAHMI dan HMI mengangkat tema perdamaian dunia sebagai ajakan moral kepada masyarakat internasional untuk bersama-sama menjaga bumi dan menghentikan peperangan. Melalui semangat silaturahmi kebangsaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antarsesama umat manusia serta mendorong pembangunan di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, hukum, pertahanan, dan ekonomi.

HMI sejak dahulu mengajarkan kader-kadernya pentingnya membangun hubungan kemanusiaan dan pengabdian di berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai itu diwujudkan melalui semangat persaudaraan, persatuan, dan perjuangan demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Dalam pandangan penulis, konflik internasional yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian yang jelas. Dunia berharap adanya langkah nyata menuju perdamaian agar penderitaan rakyat Palestina dapat segera berakhir dan stabilitas kawasan dapat tercipta.

Perdamaian dunia sejatinya sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945, yang menegaskan pentingnya ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Karena itu, tema “Silaturahmi Kebangsaan dalam Halal Bihalal untuk Merawat Persatuan Indonesia demi Perdamaian Dunia” diharapkan menjadi seruan moral bagi seluruh elemen bangsa agar terus menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, dan mendukung terciptanya perdamaian dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here