PINISI.co.id– Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia sukses Menggelar Muktamar VI dengan tema “Kader Tangguh Dakwah Meluas: Membangun Gerakan untuk Indonesia Beradab” bertempat di PDM Makassar, Jalan Antang Raya, Ahad (24/5/2026).
Kegiatan Muktamar ini menjadi ajang konsolidasi bagi seluruh pengurus LIDMI dalam tataran Pusat, Wilayah dan Daerah di Seluruh Indonesia, yang di hadiri dari berbagai perwakilan PW dan PD LIDMI mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan lainnya.
Salah satu momen terpenting dalam setiap Muktamar LIDMI adalah pergantian nahkoda atau ketua umum, yang pada periode 2024-2026 dijabat oleh Andi Muhammad Shalihin, S.KM., M.KM. Pada Muktamar VI ini kini digantikan oleh Muhammad Ikram, S.Sos., M.Sos dengan masa jabatan periode 2024-2026.
Dalam sambutannya, Muhammad Ikram mengajak seluruh kader menjadikan LIDMI sebagai rumah pengabdian yang diisi dengan komitmen, kontribusi, dan semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi.
“Ketika kita telah memilih LIDMI sebagai rumah pengabdian, maka jadikanlah ia salah satu diantara yang harus kita prioritaskan. Memberikan segenap kontribusi dengan mengerahkan segala upaya untuk membesarkan LIDMI serta menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Ikram dalam pidatomya.
Ia menilai bahwa pengabdian dalam organisasi tidak sebatas keterlibatan formal, tetapi juga membutuhkan kesungguhan untuk menebarkan manfaat.
“Ketika kita telah memilih LIDMI sebagai rumah pengabdian kita, maka konsekuensinya adalah kesiapan kita untuk mengerahkan seluruh kemampuan dan ikhtiar yang optimal demi menularkan kebaikan di tengah umat, secara khusus di lingkungan kampus,” ucapnya.
Menurutnya, LIDMI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bersama yang menjadi tempat bagi setiap anggota untuk memaksimalkan partisipasi dan kontribusi.
“Bagi kami, LIDMI adalah rumah yang kita jadikan sebaik-baik tempat kembali untuk mengerahkan semua kontribusi dan partisipasi yang bisa dimaksimalkan. Bukan berarti mengesampingkan amanah lain, tetapi inilah perwujudan komitmen dan loyalitas kita demi membawa wasilah ini menuju capaian visi dan misi yang kita harapkan,” tegasnya.
Ikram juga menekankan bahwa amanah kepemimpinan yang diterimanya bukan sesuatu yang ringan, punya tanggungjawab dan konsekuensi yang begitu besar. Ia meminta dukungan serta partisipasi kader untuk mengawal perjalanan organisasi ke depan.
“Momentum Muktamar ini, kami memohon bantuan, doa dan partisipasi dari shohib sekalian. Lewat Momentum Muktamar ini, semoga menguatkan loyalitas dan komitmen untuk mengawal LIDMI menuju arah yang lebih baik ke depannya,” katanya.
Ia menyatakan kepengurusan baru akan mempertahankan program-program yang dinilai baik dari periode sebelumnya, sekaligus melakukan pembenahan terhadap aspek yang masih perlu ditingkatkan.
“Tentunya segala warisan dari pendahulu kita yang baik akan kita lanjutkan, yang masih kurang akan kita perbaiki dan kita berupaya memberikan yang terbaik untuk LIDMI, InsyaAllah,” pungkasnya.
Perjalanan ke aktivisan Muhammad Ikram ia mulai dari Rohis sekolah, hingga menjadi pengurus dan menjabat ketua umum ditingkat fakultas dan universitas di UINAM, dan bergabung menjadi pengurus LIDMI Makassar, dan pernah menjabat sebagai Ketua PW LIDMI Sulsel, dan amanah terakhir di PP LIDMI sebagai Ketua Bidang Dakwah dan Al-Qur’an. (Man)












