Lomba Mars Lansia Berlangsung Heboh, Penuh Tawa dan Sarat Makna Kemanusiaan
Oleh MUSLIMIN MAWI
Aktivis dan Pemerhati Organisasi
Gelak tawa, tepuk tangan, sorak-sorai dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Milad pertama Posyandu Lanjut Usia (Lansia) LARISA RW 015, Perumahan Eramas 2000, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Perayaan yang berlangsung meriah ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menghadirkan potret kehidupan masyarakat perkotaan yang menjunjung tinggi kebersamaan, kepedulian sosial dan penghormatan terhadap warga lanjut usia.
Salah satu kegiatan yang paling menyita perhatian adalah lomba menyanyikan lagu Mars Lansia antar Rukun Tetangga (RT). Para peserta yang berasal dari kalangan lanjut usia tampil dengan penuh antusias, menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam suasana yang semarak dan menghibur. Beragam ekspresi spontan, gerakan yang mengundang senyum, hingga kekompakan dalam melantunkan lagu menciptakan suasana yang heboh, tetapi tetap hangat dan penuh keakraban.
Di balik kelucuan yang mengundang gelak tawa, tersimpan pesan yang jauh lebih mendalam, usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya, bersosialisasi dan merawat semangat hidup. Para peserta membuktikan bahwa masa lanjut usia bukanlah akhir dari ruang partisipasi, melainkan fase kehidupan yang tetap dapat diisi dengan aktivitas positif, kebahagiaan dan kontribusi nyata bagi lingkungan sosial.
Keberagaman yang Dirajut dalam Semangat Kekeluargaan
Perumahan Eramas 2000 merupakan salah satu kawasan permukiman di wilayah timur Jakarta yang dihuni oleh sekitar 400 unit rumah. Warganya berasal dari beragam latar belakang suku, agama, profesi, tingkat pendidikan, serta status sosial ekonomi. Komunitas ini juga terdiri atas kelompok usia yang beragam, mulai dari generasi muda hingga warga lanjut usia.
Keberagaman tersebut tidak menjelma menjadi sekat yang memisahkan warga. Sebaliknya, perbedaan dirajut menjadi kekuatan sosial yang memperkokoh semangat kekeluargaan. Dalam kehidupan sehari-hari, warga membangun kultur sosial yang inklusif, mengedepankan kerukunan dalam pergaulan, kesantunan dalam berinteraksi, serta sikap saling menghormati di tengah perbedaan.
Kehadiran Posyandu Lansia LARISA menjadi salah satu wujud nyata dari kultur kebersamaan tersebut. Melalui kegiatan pelayanan kesehatan, olahraga dan interaksi sosial, para warga tidak hanya memperoleh ruang untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antarsesama.
Dalam konteks masyarakat perkotaan yang kerap dihadapkan pada kesibukan individual dan keterbatasan interaksi sosial, inisiatif seperti ini memiliki arti penting. Posyandu lansia bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, melainkan juga ruang perjumpaan antargenerasi, tempat kepedulian tumbuh dan wadah untuk memastikan bahwa warga lanjut usia tetap merasa dihargai, dilibatkan dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Setahun Berdiri, Posyandu Lansia LARISA Tunjukkan Kemandirian
Dalam sambutannya, Ketua Posyandu Lansia LARISA Eramas 2000, Hj. Dahliani Ibrahim, SE., MM., seorang mantan aparatur sipil negara (ASN) yang telah purnatugas, menyampaikan laporan mengenai perkembangan Posyandu LARISA selama satu tahun pertama pengabdiannya kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa meskipun baru berusia satu tahun, Posyandu Lansia LARISA telah berhasil melengkapi berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan secara mandiri. Capaian tersebut menjadi bukti adanya komitmen, gotong royong, serta dukungan kuat dari warga yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan kelompok lanjut usia.
Dahliani juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh warga lansia serta pihak-pihak yang telah mendukung keberlangsungan kegiatan Posyandu. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak dapat dilepaskan dari partisipasi aktif warga yang bersedia menyumbangkan tenaga, keahlian, waktu dan sumber daya demi kepentingan bersama.
Salah satu keunggulan Posyandu Lansia LARISA adalah keterlibatan langsung warga dalam penyelenggaraan pelayanan. Pemeriksaan kesehatan rutin setiap bulan didukung oleh warga yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan, termasuk dokter. Penyediaan konsumsi yang sesuai bagi kelompok lanjut usia serta instruktur senam lansia juga melibatkan warga setempat.
Model pengelolaan berbasis partisipasi masyarakat ini memperlihatkan bahwa pelayanan sosial yang berkelanjutan tidak selalu harus bertumpu pada sumber daya dari luar lingkungan. Dengan organisasi yang baik, semangat gotong royong dan kepedulian yang konsisten, masyarakat dapat membangun sistem dukungan yang bermanfaat bagi anggotanya sendiri.
Lebih dari sekadar capaian administratif, kemandirian tersebut mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa kesehatan lansia merupakan tanggung jawab bersama. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mengambil peran sebagai penggerak pelayanan dan penjaga kesejahteraan komunitasnya.
Ketua RW 015 Dorong Eramas 2000 Menjadi Barometer Kegiatan Kemasyarakatan
Sementara itu, Ketua RW 015, Achmad Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus Posyandu Lansia LARISA atas dedikasi dan peran sertanya dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah di tingkat rukun warga, khususnya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan kemasyarakatan tidak dapat diwujudkan hanya melalui peran pengurus RW. Dukungan, partisipasi, dan kesediaan warga untuk bekerja bersama merupakan faktor penting dalam memastikan setiap program dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Hidayat juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di lingkungan RW 015 Perumahan Eramas 2000. Program-program tersebut mencakup kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kelompok pemantau jentik atau Jumantik untuk membantu mencegah demam berdarah dengue (DBD) melalui pemberantasan jentik nyamuk Aedes aegypti, serta kelompok Dasa Wisma yang memperkuat pendataan dan interaksi sosial di tingkat keluarga.
Selain kegiatan sosial dan kesehatan, kehidupan warga juga diwarnai oleh aktivitas kerohanian lintas agama, termasuk majelis taklim dan kegiatan keagamaan lainnya. Di bidang olahraga, warga mengembangkan kegiatan tenis lapangan dan tenis meja sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat persahabatan. Secara berkala, kegiatan fun walk atau jalan santai juga diselenggarakan di dalam kawasan perumahan.
Ragam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan masyarakat di tingkat RW tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintahan, tetapi juga menyangkut pembentukan lingkungan yang sehat, harmonis, produktif dan memberikan ruang partisipasi bagi seluruh kelompok usia.
Dengan dukungan warga dan kerja sama seluruh unsur masyarakat, Achmad Hidayat menyatakan tekadnya untuk menjadikan RW 015 Perumahan Eramas 2000 sebagai barometer kegiatan kemasyarakatan tingkat RW di Provinsi DKI Jakarta.
Harapan tersebut tentu membutuhkan konsistensi, kolaborasi dan evaluasi berkelanjutan. Namun, berbagai kegiatan yang telah berjalan menjadi modal sosial yang penting untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang tidak hanya tertata secara fisik, tetapi juga kuat dalam solidaritas dan kepedulian sosial.
RT 01 Raih Juara Pertama, Persaingan Berlangsung Meriah
Puncak kemeriahan peringatan milad pertama Posyandu Lansia LARISA terasa ketika lomba menyanyikan lagu Mars Lansia memasuki pengumuman pemenang. Perwakilan dari masing-masing RT menunjukkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, menjadikan perlombaan tersebut sebagai salah satu momen yang paling berkesan dalam rangkaian acara.
Berdasarkan hasil perlombaan, para pemenang ditetapkan sebagai berikut:
Juara I: Peserta dari RT 01.
Juara II: Peserta dari RT 03.
Juara III: Peserta dari RT 02.
Harapan I: Peserta dari RT 04.
Harapan II: Peserta dari RT 05.
Selain lomba menyanyikan Mars Lansia, kemeriahan acara juga dilengkapi dengan beragam permainan atau games yang melibatkan peserta dan warga. Hadiah-hadiah menarik turut menambah semangat serta menciptakan suasana penuh kegembiraan.
Meskipun perlombaan menghasilkan pemenang, esensi kegiatan tidak berhenti pada urutan juara. Setiap peserta yang berani tampil, berpartisipasi dan menyemarakkan acara telah memberikan kontribusi terhadap keberhasilan perayaan. Kemenangan menjadi kebanggaan bagi RT yang meraihnya, sedangkan kebersamaan menjadi hadiah yang dapat dinikmati oleh seluruh warga.
Bukan Sekadar Perayaan, Melainkan Perwujudan Lansia yang Sehat dan Bermartabat
Peringatan milad pertama Posyandu Lansia LARISA RW 015 Perumahan Eramas 2000 memberikan pelajaran penting bahwa perhatian terhadap kelompok lanjut usia perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sebatas ungkapan kepedulian.
Pemeriksaan kesehatan berkala, senam lansia, penyediaan konsumsi, kegiatan sosial, serta perlombaan yang menyenangkan merupakan bagian dari upaya membangun kualitas hidup lansia secara menyeluruh. Kesehatan pada usia lanjut tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental, hubungan sosial, rasa percaya diri dan kesempatan untuk tetap berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Lomba menyanyikan Mars Lansia menjadi simbol sederhana, tetapi bermakna. Di tengah sorak-sorai, kelucuan dan tawa yang memenuhi suasana, tersirat pesan bahwa setiap orang berhak menikmati masa tuanya dengan bahagia, bermartabat dan penuh persahabatan.
Keberhasilan Posyandu Lansia LARISA selama satu tahun pertama juga menunjukkan bahwa kekuatan sebuah komunitas tidak semata-mata ditentukan oleh kemegahan kawasan tempat tinggalnya, melainkan oleh kepedulian warganya terhadap sesama. Ketika warga bersedia berbagi kemampuan, saling membantu dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, program sosial dapat berkembang menjadi gerakan yang berkelanjutan.
Dari Eramas 2000, tersaji sebuah potret bahwa kehidupan masyarakat yang maju bukan hanya ditandai oleh fasilitas dan kondisi permukiman yang baik, tetapi juga oleh kemampuannya merawat kebersamaan, menghargai keberagaman dan memberikan tempat yang layak bagi kelompok lanjut usia.
Milad pertama Posyandu Lansia LARISA pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama: menjadikan masa lanjut usia sebagai fase kehidupan yang tetap sehat, aktif, produktif dan membahagiakan. Sebab, masyarakat yang benar-benar beradab adalah masyarakat yang tidak membiarkan warganya menua dalam kesendirian, melainkan mendampingi mereka dengan perhatian, penghormatan dan kasih sayang.
Di Eramas 2000, semangat itu bergema melalui lagu Mars Lansia, tumbuh dalam gotong royong, dan terasa dalam setiap tawa yang menyatukan warga.
Eramas 2000, 19 Oktober 2026














