Bachtiar Adnan Kusuma Ajak Kembali ke Masjid Lewat Ramadhan Camp Leadership IKRAMNA

0
23
- Advertisement -

PINISI.co.id- Kepala Badan Nasional Literasi Labbaik Pengurus Pusat Ikatan Keluarga dan Alumni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia(IKA BKPRMI) yang juga Tokoh Literasi Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, membuka resmi Ramadhan Camp Leadership yang digelar Ikatan Remaja Masjid Anny Mujahidah Rasunnah Parangtambung, kota Makassar, Selasa, 3 Maret 2026. Bachtiar Adnan Kusuma dan Pengurus Wilayah BKPRMI Provinsi Sulawesi Selatan, Askar Almakassari hadir dan menyampaikan ceramah pembuka di acara tersebut yang diikuti puluhan Pemuda Remaja Masjid Anny Mujahidah Rasunnah.

Menurut Bachtiar Adnan Kusuma, dengan melihat fenomena anak-anak muda kita sekarang semakin jauh dari masjid, karena masjid belum peka membaca aspirasi dan kebutuhan mereka. Padahal, kata Ketua Forum Perkumpulan Nasional Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, masjid tak sekadar tempat sujud atau beribadah semata. Melainkan, masjid pusat kegiatan dan pusat pengembangan kecakapan hidup bagi pemuda dan remaja masjid.

“ Cara berpikir anak-anak muda kita perlu reorientasi tentang masjid, tak sekadar tempat shalat, tapi pusat menimbah ilmu pengetahuan, ilmu-ilmu agama, ilmu-ilmu sosial dan komunikasi, ” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Bachtiar Adnan Kusuma, tegas bahwa saat ini dibutuhkan hadirnya para pemuda remaja masjid Indonesia yang memiliki wawasan holistik tentang Islam dan peradaban, anak-anak muda kita juga diajak dan dibentuk habitnya agar cinta ke masjid dan cinta Al-Quran dan cinta Literasi membaca dan menulis.

Karena itu, Bachtiar Adnan Kusuma mengajak para pemuda remaja masjid agar memanfaatkan Leadership Camp Ramadhan 1447 H dengan mengikuti semua ceramah inspiratif yang menampilkan para narasumber dengan pengalaman panjang dan disiplin ilmu yang dimilikinya.

“ Saya berharap melalui Camp Leadership Ramadhan IKRAMNA ini bisa menjadi jalan tol perlunya reorientasi sistem pembinaan berkelanjutan Pemuda Remaja Masjid Indonesia yang memiliki kemampuan holistik dan wawasan luas tentang Islam dan Modernisasi,” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Sementara aktivis Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sulawesi Selatan, Askar Almakassari, menguraikan perlunya pemuda remaja masjid Indonesia kembali menengok ke belakang tentang fungsi dan peran pemuda remaja masjid Indonesia.

Menurut Askar, peran dan fungsi pemuda remaja masjid adalah memakmurkan masjid, melakukan kaderisasi umat serta menggerakkan dakwah dan sosial di lingkungang sekitar. Askar menegaskan kalau pemuda remaja masjid berfungsi sebagai Muwahid yaitu tegas bahwa tidak ada yang wajib disembah kecuali Allah swt. Kedua, kata Askar adalah Mujadid yang artinya pembaharu, inovatif dan kreatif. Ketiga, berjiwa Mujahid yaitu pemuda remaja masjid haruslah bermental pejuang dan memiliki semangat serta kegigihan mempertahankan agamanya.
Keempat, lanjut Askar pemuda remaja masjid haruslah berjiwa mubaligh yaitu bisa dan mau mengembangkan keislamannya berdakwah. Dalam memperjuangkan kebenaran, jiwa muballigh haruslah memiliki karateristik yang kuat dan tidak muda terpengaruh oleh berbagai masalah yang dihadapinya.

Pada hari kedua, Ramadhan Leadership Camp, Rabu, 4 Maret 2026 kembali menghadirkan narasumber Tokoh Perempuan kota Makassar, Hj. Eni Barukang dengan topik” Bagaimana Memberdayakan Pemuda Remaja masjid dan Majelis Taklim dari Masjid”. (Man)

SHARE
Previous articleSatu Bunda, Seribu Harapan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here