Rachmat Ghafur Hamran: Mahasiswa Rantau Juga Butuh Perhatian di Bulan Ramadhan

0
107
- Advertisement -

PINISI.co.id- Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Sulawesi Selatan dengan dirangkaikan Gerakan Solidaritas Pangan bagi Mahasiswa Rantau di Pesantren Mahasiswa Dai Makassar, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pemuda Bergerak Ramadhan Berdampak” hal ini sebagai momentum untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah sekaligus menumbuhkan kepedulian. Dikegiatan tersebut, sebanyak 30 paket beras dibagikan langsung kepada mahasiswa rantau dari berbagai kampus, diantaranya UIN Alauddin Makassar, Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Muhammadiyah (Unismu) Makassar.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir secara langsung Ketua BMH Perwakilan Sulawesi Selatan, Ust Kadir, S.Pd.I, M.M, beliau membawakan edukasi zakat kepada kalangan muda. Dalam penyampaiannya beliau menekankan bahwa zakat sama wajibnya dengan rukun islam yang lain, baik itu zakat fitrah ataupun zakat maal. Zakat juga sebagai instrument pemberdayaan ummat yang dapat miningkatkan taraf ekonomi, ujarnya.

Selain itu hadir pula sekretaris DPW Hidayatullah sulsel, Ust. Reskiaman, S.Pd., M.M. Dalam kesempatan tersebut beliau membawakan tausyiah menjelang buka puasa. Dalam tausiyahnya ia mengajak, dalam momentum bulan suci Ramadhan kita manfaatkan untuk memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Ketua PW Pemuda Hidayatullah Sulsel, Rachmat Ghafur Hamran, menjelaskan bahwa konsep buka puasa kali ini sengaja dibuat berbeda dari kegiatan pada umumnya.
“Kegiatan bukber yang diadakan oleh PW Pemuda Hidayatullah Sulsel ini agak sedikit berbeda dari bukber pada umumnya yang diadakan oleh organisasi lain. Biasanya bukber dirangkaikan dengan santunan anak yatim. Namun kali ini kami lebih memilih membantu mahasiswa rantau yang ada di Kota Makassar dengan membagikan beras. Karena kami menganggap menjadi mahasiswa rantau, apalagi dari keluarga menengah ke bawah, tantangan besarnya selain memenuhi kewajiban bayar kuliah juga harus memikirkan kebutuhan pokok yang harganya semakin hari terus bertambah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa gerakan solidaritas pangan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemuda terhadap mahasiswa yang sedang berjuang menempuh pendidikan jauh dari kampung halaman.

Melalui kegiatan ini, PW Pemuda Hidayatullah Sulsel berharap semangat kolaborasi dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh serta memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa rantau di Kota Makassar. (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here