PINISI.co.id- Usia 74 tahun bagi PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) bukan sekadar angka, melainkan rekam jejak panjang dalam merajut simpul-simpul konektivitas kepulauan di Indonesia.
Peran vital ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia, Syamsul Bahri, yang juga merupakan jurnalis PINISI.co.id. Ia menekankan pentingnya transportasi laut dalam menyatukan Nusantara.
“74 tahun PELNI menghadirkan konektivitas antarpulau di Nusantara,” ujarnya, seraya menyoroti bagaimana armada kapal telah menjadi urat nadi logistik, budaya, dan mobilitas masyarakat, dari pelabuhan utama hingga pulau-pulau terluar.
Seperti diketahui pembangunan nasional
Selama lebih dari tujuh dekade, PELNI telah membuktikan komitmennya sebagai tulang punggung konektivitas maritim Indonesia.
Beberapa pilar utama kontribusi PELNI antara lain memastikan distribusi barang, bahan pokok, dan hasil bumi menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan biaya yang terjangkau.
Kemudian menjadi sarana pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan budaya yang tersebar di ribuan pulau.
Demikian pula mengelola sistem logistik dan transportasi laut yang kompleks dengan kepemimpinan yang tangguh, mengutamakan keselamatan penumpang serta efisiensi layanan.
Dalam perspektif strategis, konektivitas fisik yang dibangun PELNI perlu diiringi dengan tata kelola yang transparan dan berkeadilan. Kehadiran infrastruktur maritim yang merata merupakan wujud nyata keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus mendukung terciptanya kepastian hukum di berbagai sektor publik.
“Peran media massa juga sangat krusial dalam mengawal keberlanjutan sektor maritim agar tetap beroperasi secara efisien, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” kata Syamsul.
Melalui kerja cerdas (smart work) dan pemberitaan yang berimbang, media diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam mengedukasi publik serta mendukung integritas PELNI sebagai pengelola infrastruktur nasional.
Di usia ke-74 ini, PELNI diharapkan terus berinovasi, meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan dan Anak Buah Kapal (ABK), guna mendorong pelayanan dan kinerja yang semakin baik, serta memperkuat perannya sebagai urat nadi yang menghubungkan dan memakmurkan Nusantara. (Lif)












