MENANGISLAH DI SORE HARI YANG AGUNG INI, 9 DZUL HIJJAH

0
108
- Advertisement -

Kolom Abdul Hamid Husain 

Hari Arafah hadir hanya sekali dalam setahun. Hari yang agung di bulan yang agung ini menghadirkan pahala berlimpah bagi orang yang memanfaatkannya untuk meraih ampunan dan Surga Allaah SWT, sambil menanti tutup tahun Hijriah 1447 dan tinggal beberapa hari lagi kita akan memulai Tahun Baru 1448 H.

1. Perbanyaklah Berdoa di Hari Ini, 9 Dzul Hijjah atau Hari Arafah, Terutama di Sore Harinya

Al Imam Umar Bin Dawud Al Khurasani menuturkan:
إِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ تَخْلُوَ بِنَفْسِكَ عِشْيَةَ عَرَفَةَ فَافْعَلْ
Arti: “Jika mampu untuk menyendiri di sore Hari

9 Dzul Hijjah atau Hari Arafah, maka lakukanlah.” (Kitab Hilyatul Auliyaa’ 5/197)

2. Optimislah Allaah Mengabulkan Doa di Hari Arafah, 9 Dzul Hijjah Al Imam Abdullah Bin Mubarak menuturkan bahwa:
“Aku pergi menemui Sufyan Ats Tsauri pada sore Hari Arafah. Saat itu beliau sedang bersimpuh sambil meneteskan air mata, maka aku pun ikut menangis. Kemudian beliau menoleh kepadaku seraya berkata:
‘Ada keperluan apa?’
Aku pun bertanya:
‘Siapakah orang yang paling buruk dan paling merugi di hari ini?’

Beliau menjawab:
‘Orang yang paling merugi dan paling buruk di hari ini adalah orang yang berprasangka bahwa Allaah tidak mengampuni mereka.’”
(Kitab Husnuzzon Billaah, Ibnu Abi Dunyaa, hlm. 92)

3. Rasuulullaah SAW Menegaskan Keagungan 10 Hari Awal Dzul Hijjah, Terutama 9 Dzul Hijjah
عن ابن عباس رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ ». فقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ؟ قَالَ: “وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ”.
(رواه البخارى و الترمذى)

Arti:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allaah SWT daripada hari-hari yang sepuluh ini.”

Para Sahabat bertanya:
“Tidak juga jika dibandingkan dengan jihad di jalan Allaah?”

Rasuulullaah SAW menjawab:
“Tidak juga jika dibandingkan dengan jihad di jalan Allaah, kecuali orang yang pergi keluar mempertaruhkan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali lagi.” (Hadits Sahih Riwayat Al Imam Al-Bukhari no. 969 dan At-Tirmidzi no. 757)

4. Keistimewaan Hari Arafah: Allaah Paling Banyak Membebaskan Manusia dari Siksa Api Neraka
عن ام المؤمنين عائشة رضى الله عنها عن النبى صلى الله عليه وسلم :
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ:
مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ ؟
(رواه مسلم)
Arti:
“Tidak ada hari di mana Allaah SWT membebaskan hamba dari siksa Api Neraka melebihi Hari Arafah 9 Dzul Hijjah. Sungguh Allaah SWT mendekat dan membanggakan mereka di hadapan para Malaikat-Nya seraya berfirman:
‘Apa yang mereka dambakan?’”
(Hadits Sahih Riwayat Al Imam Muslim no. 1348)

Catatan
1. Jangan Sampai Tidak Berpuasa di Hari 9 Dzul Hijjah

Ummul Mukminin Aisyah RA menuturkan:
“Tidak ada satu hari dalam setahun yang paling aku cintai untuk berpuasa di hari tersebut selain Hari Arafah.”
(Kitab Al Mushannaf, Ibnu Abi Syaibah 2/341)

2. Mengajak Keluarga untuk Berpuasa di Hari Arafah Bagi yang Tidak Sedang Berhaji

Said Bin Jubair RA dari kalangan Taabi’iin menuturkan:
“Bangunkanlah orang-orang di sekitar kalian dan bangunkan pula keluarga kalian untuk makan sahur demi berpuasa di Hari Arafah.” (Kitab Hilyatul Auliyaa 14/281)

3. Dermawan di Hari Arafah
Hakim Bin Hizam saat wukuf di Arafah membawa 100 ekor unta untuk disembelih dan 100 budak belian untuk dimerdekakan. Orang-orang menangis histeris sambil berdoa:
“Yaa Allaah, ini adalah hamba-Mu yang telah memerdekakan budak-budaknya. Kami semua adalah hamba-hamba-Mu, maka merdekakanlah kami dari siksa Api Neraka.” (Kitab Taarikh Dimasyq 15/117)

Mari kita berdoa dengan doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah SAW:
اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك
(Allaahumma a’innaa ‘alaa dzikriKa, wa syukriKa, wa husni ‘ibaadatiKa).
“Yaa Allaah Tuhanku, bimbinglah kami untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada-Mu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here