PINISI.co.id– Generasi muda Kota Depok kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional, baik di dunia industri kreatif maupun olahraga. Di saat seorang penyanyi muda dipercaya mengisi soundtrack film layar lebar, para atlet Beladiri Kempo Indonesia (BKI) Kota Depok juga sukses mengharumkan nama daerah dengan memborong enam medali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kempo Jawa Barat III Tahun 2026.
Di sektor industri kreatif, PT Nisero Production Service (Nisero Production) mempercayakan penyanyi muda asal Depok, Varaya Abigail Christy (Ayya), untuk membawakan lagu soundtrack berjudul “LIVE UNTIL I DIE” bagi film thriller horor “Tayang Sampai Mati”. Proses rekaman dilakukan di Studio Musik 58, Kota Wisata Cibubur, dengan melibatkan Executive Producer Meilani Aida Setiawan, Direktur PT Nisero Production Service Ivan Nisero Makawangkel, Film Composer sekaligus Head of Music Department Ganden Bramanto, serta Chandra selaku pemilik Studio Musik 58.
Ayya, siswi SMA Budi Mulia Bogor, dipercaya membawakan lagu berbahasa Inggris tersebut sebagai soundtrack utama film. Pemilihannya merupakan bagian dari komitmen Nisero Production dalam membuka ruang bagi talenta muda asal Depok untuk berkembang di industri kreatif nasional.
Direktur PT Nisero Production Service, Ivan Nisero Makawangkel, mengatakan bahwa pihaknya ingin membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kota Depok melalui pemberdayaan talenta lokal.
“Kami percaya Depok memiliki banyak talenta muda yang layak mendapat kesempatan. Lewat Tayang Sampai Mati, kami ingin membuka ruang bagi mereka untuk berkembang, memperoleh pengalaman profesional, dan membuktikan bahwa karya berkualitas dapat lahir dari putra-putri daerah,” ujarnya.
Executive Producer Meilani Aida Setiawan berharap pengalaman tersebut menjadi awal perjalanan karier Ayya sekaligus menginspirasi lebih banyak generasi muda Depok untuk berani berkarya.
Sementara itu, Ayya mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan ini. Semoga lagu ini dapat diterima masyarakat, khususnya generasi muda, dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkarya,” katanya.
Di bidang olahraga, prestasi membanggakan juga ditorehkan Beladiri Kempo Indonesia (BKI) Kota Depok pada Kejurprov Kempo Jawa Barat III Tahun 2026 yang dipadukan dengan Festival Olahraga Masyarakat Kota (FORMASKOT) Cimahi di GOR Sangkuriang, Kota Cimahi.
Kontingen BKI Kota Depok yang mengirimkan enam atlet berhasil membawa pulang enam medali, terdiri atas 1 emas, 4 perak, dan 1 perunggu.
Medali emas diraih Aisyah Fajri Heryani pada nomor Semi Kempo Kadet Putri kelas -53 kilogram.
Empat medali perak dipersembahkan oleh Ashaumy Longkobanua Kansil Betah, Ashaufa Racheldannya Kansil Betah, Khanza Celestia Zakaria Putri, dan Afifah Adibah Mahira. Sementara medali perunggu diraih Lintang Alfinur Rustam pada nomor Semi Kempo Pra Kadet Putra kelas -34 kilogram.
Ketua BKI Kota Depok, Martina Hijriyah, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang berhasil membawa pulang medali.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dari enam atlet yang kami berangkatkan, seluruhnya berhasil meraih medali. Ini merupakan buah dari latihan, kedisiplinan, kerja keras para atlet, serta dukungan para pelatih dan orang tua. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan atlet Kempo di Kota Depok,” ujarnya.
Martina menambahkan, BKI Kota Depok kini mulai mempersiapkan atlet-atletnya menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo Antar Kabupaten/Kota II Tahun 2026 di Kota Tangerang pada November mendatang, serta Festival Olahraga Provinsi (Forprov) Jawa Barat 2026 di Kabupaten Bogor.
Sekretaris BKI Kota Depok, Mitha Z. Betah, juga menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para atlet. “Kami sangat bangga karena seluruh atlet yang kami kirim berhasil meraih medali. Hal ini menunjukkan pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik dan akan terus ditingkatkan agar prestasi ini dapat dipertahankan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” katanya.
Keberhasilan Ayya di industri kreatif dan prestasi para atlet BKI di arena olahraga menjadi bukti bahwa Kota Depok terus melahirkan generasi muda berprestasi. Dukungan berbagai pihak terhadap pembinaan talenta di bidang seni, perfilman, musik, maupun olahraga diharapkan semakin memperkuat posisi Depok sebagai kota yang mampu mencetak sumber daya manusia kreatif, berprestasi, dan berdaya saing di tingkat nasional. (Irfan)













